Bagaimana Mengurus Akta jual beli tanah tanpa sertifikat?

Mendapatkan akta jual beli tanah tanpa sertifikat menjadi bahan perbincangan didaerah terpencil di Indonesia. Hal ini disebabkan karena banyak sekali tanah yang hanya diklaim miliki seseorang atau sebuah keluarga namun tidak memiliki bukti kepemilikan tanah yang resmi atau sertifikat tanah. Tanah yang masih diklaim secara pribadi atau adat disebut sebagai tanah girik. Jika Anda berniat untuk membeli tanah girik, maka ada prosedur yang harus dilakukan. Agar lebih membuat Anda paham, di sini akan diberikan ulasan lengkap mengenai bagaimana cara mendapatkan akta jual beli tanah untuk tanah girik atau tanah tanpa sertifikat.

Prosedur Akta Jual Beli Tanah Tanpa Sertifikat

Bagaimana caranya agar bisa mendapatkan akta jual beli tanah untuk sebidang tanah tanpa sertifikat? Untuk Anda yang bertanya bagaimana caranya, maka satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengurus sertifikat tanah terlebih dahulu. Tidak ada cara lain untuk bisa mendapatkan akta jual beli tanah yang resmi jika tidak ada sertifikat tanah. Hal ini karena memang syarat untuk bisa mendapatkan akta jual beli tanah atau AJB tanah memang dengan adanya sertifikat tanah yang asli dan tidak terdapat sengketa atau masalah.

Jika tidak ada sertifikat, maka Pejabat Pembuat Akta Tanah atau PPAT tidak bisa membuatkan akta jual beli tanah yang Anda ingin beli. Maka dari itu, tanah girik atau tanah tanpa sertifikat haruslah diurus terlebih dahulu sertifikatnya oleh pemilik tanah dengan mendatangi kelurahan. Di kantor kelurahan, nantinya petugas akan langsung mengerti bagaimana prosedur yang harus dijalani untuk membuatkan sejumlah surat pengantar. Lalu, surat yang diberikan oleh pihak kelurahan dibawa ke kantor Pertanahan setempat. Nantinya, petugas akan melakukan pengukuran untuk mendapatkan surat ukur. Jika telah mendapatkan surat ukur, Anda akan masuk dalam waktu menunggu sekitar 60 hari. Prosedur ini diberikan untuk memberikan ruang kepada siapa saja yang ingin mengajukan protes atau klaim atas tanah yang dibeli. Dan jika tidak ada masalah, maka Anda bisa membayar BPHTB dan terakhir bisa langsung mengajukan penerbitan sertifikat tanah baru setelah itu bisa mengurus akta jual beli tanah secara normal.

Cara jual beli rumah over kredit

Leave a Reply